Tampilkan postingan dengan label Kampus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kampus. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 November 2017

Beasiswa Membuat Malas Karena Berada di Zona Nyaman


Diluar sana, teman tetangga dan kerabat dekat mungkin, selalu mencari info beasiswa. Begitu banyak info yang bisa dicari dengan kata kunci tersebut, sebagai pejuang beasiswa dituntut untuk memenuhi beberapa kriteria, apalagi pejuang beasiswa luar negeri. Banyak hal yang menjadikan prioritas pilihan agar bisa terpenuhi terlebih dahulu.

Namun perlu diingat bahwa beasiswa jangan sampai membuatmu menjadi pemalas.

Dulu waktu saya masih maba pernah bertemu asisten dosen, beliau masih muda dan cantik (makanya inget). Beliau pernah berpesan, “bisa jadi dengan beasiswa mahasiswa sekarang menjadi pemalas” saya pun penasaran, “lho kok bisa seperti itu bu?” mudah saja, ingat perkataan bahwa berada di zona nyaman membuatmu tidak berkarya, miskin kreatifitas? Nah dengan beasiswa, mahasiswa seperti sudah terpenuhi semua kebutuhan finansial, alhasil mereka tidak berkarya, berbeda dengan mereka yang tidak mendapatkan beasiswa, jika dia miskin pasti berkutat mencari pekerjaan dan berjuang keras agar kuliahnya bisa berjalan dengan baik.

Saya sebagai mahasiswa baru tidak bisa menerima begitu saja, karena secara tidak langsung sudah menyindir saya sebagai penerima beasiswa bidik misi. Namun di akhir masa perkuliahan inilah baru merasakan apa yang dikatakan beliau benar adanya, kuliah ya sekedar kuliah tanpa melakukan sesuatu, hanya berpedoman “setidaknya masih memenuhi kriteria penerima beasiswa” yaitu IPK tidak kurang dari 3.00, selain itu? Seperti kuliah tidak memiliki faedah sama sekali.

Tidak bermaksud menyindir siapapun, saya hanya bicara kebanyakan mahasiswa saja, diluar sana masih banyak penerima beasiswa yang tahu diri, contohnya mawapres UNNES seorang penerima bidik misi wisuda diantar bapaknya yang tak lain seorang tukang becak, lalu mahasiswa kedokteran UGM bahkan bisa membuat bapak SBY menangis saat dia naik podium untuk sambutan mewakili penerima beasiswa bidikmisi berprestasi lainnya. Nah itu sebagian kecil, lalu sebagian besarnya kemana?


Berada di zona nyaman
Kuliah adalah kesempatan yang tak bisa terulang kembali, saat – saat akhir perkuliahan adalah saat dimana penyesalan itu tiba. Kebanyakan dari kita berfikir bahwa kuliah yang rajin agar mendapatkan IPK tinggi lalu segera lulus tepat waktu dan mencari pekerjaan yang layak. Semudah itu? Anggapan salah kebanyakan mahasiswa tersebut masih “umum” menjadi mindset mereka.

Alhasil kuliah hanya menjalankan tugas dari dosen saja, padahal ilmu untuk bekerja tidak hanya didapat dari kampus, lebih parahnya lagi mindset tersebut hampir menjadi pemikiran semua mahasiswa, coba bayangkan saja setiap bulan berapa ribu mahasiswa lulus mendapatkan gelar sarjana, bahkan saya dengar kampus UB pernah melakukan acara wisuda satu bulan dua kali, coba bayangkan jika minset itu masih menjadi pemikiran mu, berapa juta orang yang menjadi saingan mendapatkan pekerjaan.

Jadilah pembeda
Pesan ini saya tekankan lebih khusus bagi kalian seorang mahasiswa baru (maba) apalagi jika kalian penerima beasiswa, jangan sampai lengah dengan kemerdekaan finansial mu, bahkan untuk bermewah – mewah seperti beli HP baru notebook baru dsb. Sadarlah kuliah hanya sementara, perjuangan hidup sesungguhnya baru dimulai sejak lulus kuliah.

Dengan pembeda, akan menjadikan dirimu dinilai lebih dari orang lain. Tidak usah terlalu jauh seperi mawapres UGM yang saya contohkan diatas, mulailah dengan hal kecil yang kamu sukai (passion). Misalkan saja suka dengan fotografi cobalah ikut lomba foto, jago nulis ikutlah beberapa acara kepenulisan dan ikut komunitas literasi. Dengan demikian setidaknya mempunyai bekal yang bisa kalian bawa setelah lulus (bukan sekedar ijasah)

____________________

Akhir kata, jadilah penerima beasiswa yang “tahu diri” jangan Cuma sekedar menggugurkan kewajiban, kuliah lebih dari sekedar duduk menerima materi dari dosen, tapi juga beban sebagai agen perubahan. Berhentilah menjadi pecundang, 
Baca selengkapnya

Cinta (Budaya) Adalah Perbuatan, Perkataan (Sosmed) Hanyalah Omong Kosong


Tanggal 10 November adalah hari bersejarah bagi masyarakat Indonesia. Sudah berapa lama kita menginjakkan kaki di bumi pertiwi. Maka dengan semangat hari pahlawan inilah kita patut mempertanyakan kembali apa yang sebenarnya kita persembahkan, apa yang seharusnya kita perjuangkan untuk Indonesia.

Indonesia tidak butuh seorang yang pandai mengkritik namun seseorang yang memiliki jiwa perubahan dan selalu melihat kedepan. Kita sudah basi mengatakan kesalahan orang lain bahkan pemerintah, cukup menjawab satu pertanyaan besar pada dirimu sendiri “kamu sudah bisa apa?”.

Berbicara tentang kesalahan, seorang guru sedang menulis jawaban perhitungan pernah dengan sengaja menulis jawaban “salah” di papan tulis, diantara 9 jawaban lain yang “benar”, sontak saat itu juga para muridnya pun tertawa dan menyalahkan guru karena tidak bisa menjawab dengan benar, namun gurunya hanya tersenyum lalu berkata “seperti itulah hidup, kita sering fokus dengan satu kesalahan orang, melupakan kebaikan – kebaikan lain yang sebenarnya lebih mendominasi”.

Perkara benar dan salah memang bersifat subyektif, karena cara pandang kita berbeda menyebabkan hasil dari pemikiran pun menghasilkan pandangan yang berseberangan. Sebagai contohnya, fakta bahwa ojek konvensional akan tergantikan ojek online, siapakah yang salah? Apakah kita bisa menyalahkan teknologi, atau menyalahkan pemerintah karena tidak bisa tanggap mengayomi kedua belah pihak.

Ramai di sosmed
Ibarat benang kusut masalah benar dan salah selalu menjadikan kita sebagai oposisi biner (binary opposition), jika tidak A pastilah B. Maka dengan semangat hari pahlawan, kita sedikit kilas balik mengenai apa yang telah terjadi di Indonesia. Redam terlebih dahulu perkara “salah benar” sejenak menundukkan ego masing – masing.

Beberapa waktu lalu, Perkara klaim budaya selalu menjadi perbincangan yang hangat ditemani dengan segelas kopi, sejak beberapa waktu lalu kita selalu dihebohkan berita mengenai pengakuan beberapa hasil kekayaan budaya kita diserobot Negara tetangga. Sebagai masyarakat (yang baik) kita selalu riuh dengan banyak caci maki serta banyak petisi – petisi meminta dukungan banyak pihak.

Bahkan dengan terang terangan mengatakan hujatan kebencian terhadap Negara yang “katanya” mengakui warisan budaya kita, sebut saja reog, angklung, lagu daerah dan beberapa kesenian lainnya. Perkataan yang menggelitik datang dari bapak disaat saya menceritakan bahwa budaya kita diakui Negara tetangga, beliau dengan santainya mengatakan bahwa “hanya diakui kan! Bahkan kita pun masih bisa bermain kesenian itu, tidak dilarang disini”

Memang bapak tidak memiliki ilmu akademik yang tinggi, namun saya sedikit bisa menangkap maksudnya, diakui atau tidak yang jadi masalah adalah bukan tentang budaya-nya tapi bagaimana peran kita untuk melestarikannya, karena akan menjadi lucu jika pertunjukan budaya daerah tapi masyarakat daerah itupun kurang mengetahui budayanya sendiri. Tapi generasi kekinian malah ikut emosi di sosmed, menghujat Negara tetangga, menulis banyak petisi dan membagikannya secara rajin, simpel saja sebenarnya hanya tidak terima atas perilaku Negara tetangga. Benar? bukan murni atas dasar cinta, karena cinta adalah perbuatan, perkataan dan janji manis hanyalah omong kosong belaka.

Acara budaya selalu sepi
Jika benar karena cinta, hadirilah beberapa acaranya, ikut serta melestarikan dengan berlatih, mengenalkan kepada buah hati atau kepada generasi kekinian tentang kebudayaan Indonesia, jangan cuma ngoceh di sosmed.

Kemarin di kampus ada dua acara sekaligus bersamaan,
yang satu diadakan oleh BEM Universitas Negeri Malang (BEM U) yaitu acara bertajuk festival nusantara 2017 acara tersebut dimeriahkan oleh persembahan tarian dari beberapa forda (forum daerah) mahasiswa asal dari kampus UM. Acaranya di depan graha rektorat UM, gratis! (bahkan parkir gratis)

Dan acara satunya datang dari BEM FE Universitas Negeri Malang yaitu GKM (Gebyar Kreativitas Mahasiswa) dimeriahkan isyana saraswati di gedung graha cakrawala dan membayar 50K untuk setiap tiket masuknya (belum termasuk parkir)

*bisa di bayangkan lebih ramai mana? (oke jawab dalam hati aja sekalian di elus – elus *nelangsa)

-Flashback: Bahkan di hari tari sedunia yang bertepatan dengan tanggal 29 April 2017, UKM sanggar tari karawitan Universitas Negeri Malang mengadakan acara 7 jam menari di alun – alun merdeka kota Malang, acara gratis bahkan tempatnya pun luas. Namun sangat disayangkan, masyarakat yang datang hanya sedikit jika dibandingkan luas alun – alun. Bisa dibayangkan disaat mendung (teduh) masyarakat merapat ke tengah acara di depan panggung, habis gelap terbitlah terang, saat panas kembali menyengat (buyar deh).

Dengan semangat 10 November inilah momen yang tepat untuk merenungkan kembali arti “bangga budaya” tersebut dengan menjadikan prioritas pilihan, dan semoga “cinta” itu bisa terbukti benar adanya.


*salam ^_^
Baca selengkapnya

Jumat, 03 November 2017

Bosan Kuliah? Lakukan Lima Kegiatan Berikut ini


Merasa bosan dalam perkuliahan bukanlah hal yang tabu, bahkan wajar saja terjadi, rutinitas yang seperti kaset rusat terulang begitu seterusnya merupakan hal yang sangat wajar dihadapi oleh mahasiswa. Apalagi bagi kamu salah satu mahasiswa kupu-kupu (kuliah – pulang kuliah – pulang) seperti tiada kesibukan lain seperti tidur dikosan atau sibuk dengan handphone.

Rasa bosan bisa datang dari mana saja, dan hal tersebut sangatlah mengganggu dalam kelangsungan perkuliahan mahasiswa. Saat dosen mengajar pun tidak merasa konsentrasi (walaupun terkadang dosen seperti ceramah) namun tetap saja, jika kalian semangat perkuliahan kalian akan terasa lebih menyenangkan.

Beberapa hal yang mungkin kalian wajib terapkan agar semangat kalian kembali

1.       Cari masalah
Kalian tidak salah baca, dalam saat-saat tertentu hal ini terbukti ampuh membuat rasa bosan kalian terobati. Misalkan dengan sengaja tidur di bangku paling depan saat dosen kalian mengajar, sudah jelas dosen akan memberikan nasihat gratis kepada kalian. Selain itu kalian juga bisa dengan sengaja datang terlambat pada dosen killer, selain mendapat teguran tidak boleh masuk kelas jika hati kalian masih memiliki kesadaran yang tinggi “merasa bersalah” akan menjadikan kalian pribadi yang lebih baik.

Setelah kalian mendapatkan ceramah dosen saat itu juga kalian akan merasa malu saat itu juga, nah dengan rasa malu tersebut kalian bisa membuktikan kepada dosen ataupun teman kalian bahwa sebenarnya kalian bisa menguasai materi pelajaran. Yang menjadi masalah jika hati sudah keras, tidak memiliki rasa malu hal diatas sangat tidak dianjurkan.

2.       Ikut Organisasi
Mengikuti organisasi tertentu membuat waktu senggang kalian terkuras habis, dengan sedikitnya waktu senggang yang dimiliki skala prioritas diperlukan untuk membagi kegiatan kuliah dan organisasi, merasa tertekan membuat kalian menjadi lebih dewasa dan belajar banyak hal.

Selain mendapatkan ilmu perkuliahan kalian juga mendapatkan banyak ilmu dari kegiatan organisasi dan salah satu hal yang paling penting didapatkan dalam organisasi adalah relasi atau hubungan kalian dengan mahasiswa lain. Tapi jangan sampai terlena dengan sibuknya organisasi malah membuat kalian menjadi mahasiswa abadi. Wkwkwk

3.       Ikuti berbagai kegiatan
Kegiatan yang dimaksud adalah acara tertentu yang dapat kalian ikuti seperti seminar, talk show, bedah buku dan lain sebagainya. Sekarang jamannya serba mudah mendapatkan berbagai info kegiatan, bisa dari social media ataupun website penyedia kegiatan di kota perkuliahan mu. Banyak juga kok yang gratisan. Bisa dipilih juga kegiatan apa yang ingin kalian ikuti.

Jika semangat kuliah kalian menurun, bisa mengikuti acara seperti motivasi dan bedah buku. Kalau memang lagi suntuk galau bisa ikut acara kontes maupun konser. Dengan demikian motivasi untuk kuliah akan kembali semangat dengan mengikuti acara tersebut.

4.       Jalan – jalan
Siapa sih yang ndak mau jalan – jalan, dengan mengisi waktu tertentu untuk berlibur bisa membangkitkan mood kalian kembali untuk kuliah. Dengan me – refresh kembali dengan mengunjungi berbagai tempat, bertemu dengan seseorang, melihat sesuatu yang menabjukkan bisa menstimulus kerja otak kalian menjadi lebih segar.

Tentu saja banyak cara yang kalian bisa lakukan, tidak harus dengan wisata mahal, bisa dengan mengunjungi berbagai tempat gratis seperti taman kota ataupun jalan – jalan di cra free day setiap minggu pagi.

5.       Telvon ibu mu
Cara yang terakhir adalah dengan kembali mengingat apa tujuan kalian kuliah dari kampong halaman. Kalian bisa mengisinya dengan telvon orang tua, Saat kalian di Tanya “sedang apa disana” kalau kalian menjawab sedang tidur atau nganggur di kos an tentu membuat hati orng tua bersedih “nelangsa”.

Atau kalian bisa sejenak kembali untuk menginjakkan kaki di kampong halaman (pulkam), dengan kegiatan tersebut jika dirumah kalian Cuma nganggur tentu merasa tidak enak dengan orang tua ataupun tetangga yang melihat, mengingat banyak teman kalian seumuran yang sudah bekerja dan mencari uang ehh kalian masih enak – enakan tiduran dirumah tentu merasakan hal yang kurang nyaman.

____________________________
Nah setelah kegiatan itu kalian lakukan saatnya mengingat kembali akan kemana arah dan tujuan kalian menimba ilmu disini. Sehingga apapun yang kalian hadapi akan kembali menjadi semangat.

Akhir kata, #salamMahaiswa

Semoga cepat lulus ^_^
Baca selengkapnya

Senin, 23 Oktober 2017

Bangkitkan Kembali Peran Mahasiswa Sebagai Agent of Change


Tinta Literasi: Agent of Change? Mahasiswa tolonglah lihatlah kebawah

Sebagimana mahasiswa harus bisa memenuhi kriteria tridarma perguruan tinggi, penelitian dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian masyarakat. Mahasiswa digadang gadang sebagai agen perubahan (agent of change) yang mana peran serta mereka diharapkan dapat membawa perubahan bagi msayarakat dan Negara.

Lalu peran apakah yang akan diambil mahasiswa dengan label agent of change tersebut? Kita tahu sendiri mahasiswa banyak terkotak-kotak menjadi beberapa jenis dengan maksud tujuan kuliah berbeda-beda. Dalam postingan saya dengan judul: jenis-jenis mahasiswa yang patut kalian ketahui disitu jelas sekali banyak kepentingan-kepentingan yang mereka bawa demi melangkah mendapatkan gelar sarjana. Banyak dari mereka menyadari peran sebagai agent of change, tak sedikit pula yang hanya kupu kupu alias kuliah pulang 2x. atau “apatis” sebagian mahasiswa organisasi menyebutnya.

Tak sedikit dari mahasiswa ketika dalam forum-forum diskusi atau dalam status medsos mereka mengatakan “kalian itu jangan apatis, ambil peran kalian sebagai mahasiswa” saya sangat setuju dengan perkataan tersebut, namun apakah peran tersebut sudah benar?, apakah mereka mengikuti organisasi tertentu murni sebagai pengabdian kepada masyarakat, menyalurkan dan membela aspirasi rakyat kecil atau hanya demi kepentingan politik.

Perkataan yang menarik dari salah satu forum literasi di malang, rumah literasi sahabat akil. Dalam salah satu acara pesta buku di taman krida jalan soekarno hatta, bapak wili atau mas wili sapaan akrabnya, perkataannya diplintir dengan menyindir mahasiswa “jarene mahasiswa sebagai agent of change tapi ndi buktine” dengan perkataan tegas dan jelas.

Beliau juga mengatakan mahasiswa tolong jangan hanya melihat lantai 27 gedung Jakarta, memang dari sebagian kita bisa menelaah permasalahan-permasalahan di media atau permasalahan politik praktis. Tapi berita atau gagasan tersebut apakah berdampak signifikan terhadap kemajuan masyarakat pedalaman?, mereka ndak butuh berita yang terjadi di lantai 27. Masyarakat butuh edukasi, informasi dan literasi, bukan berita sampah yang kalian perdebatkan di media sosial, MASYARAKAT TIDAK BUTUH.

Cobalah sejenak melihat kebawah, jangan Cuma memperdebatkan permasalahan-permasalahan politik atau permasalahan di lantai 27 gedung Jakarta itu. Sebagai contohnya membuat taman baca didaerah tertentu, mengajar di daerah pedalaman, atau mengelola kegiatan bermanfaat lainnya. Mahasiswa diwajibkan terjun di masyarakat “hanya” pada saat KKN. Nah pertanyaannya setelah KKN apakah berjalan dengan baik?, okelah saat KKN kalian membuka perpustakaan dengan koleksi buku bekas sumbangan-sumbangan yang kalian kumpulkan, pertanyaannya apakah kalian bisa menjamin kelanjutan perpustakaan di desa tersebut setelah kalian tidak KKN lagi?

Pernyataan yang sangat tegas juga sempat saya baca di blog kompasiana kalau tidak salah dengan judul “mahasiswa jangan Cuma bisa demo” ini juga sangat menggelitik, pokok persoalan dipecahkan dengan turun ke jalan memang sebuah keniscayaan yang harus dilakukan oleh sebagian mahasiswa, seakan permasalahan hanya di selesesaikan dengan demo, ya memang baik-baik saja dengan demo jika itu memang harus dilakukan, bahkan saya dukung. Tapi poin pentingnya apa selanjutnya? Misalkan tuntutan kalian dipenuhi, apa kegiatan selanjutnya. Mencari kesalahan pemerintah lalu demo lagi?

Pernyataan dari salah satu aktivis 98 di portal berita satu juga mengatakan demikian, beliau sangat mengapresiasi kegiatan demo bahkan dengan tuntutan masuk akal demo memanglah sangat diharuskan, tapi langkah selanjutnya apa, apakah mau demo terus yang dilakukan mahasiswa, beliau juga mengusulkan untuk kegiatan sosial sebagai kelanjutan dari demo menurunkan presiden soeharto, rezim sudah di ganti langkah selanjutnya apakah tidak bisa dilanjutkan dengan kegiatan sosial?, namun perkataan tersebut mendapatkan respon yang sangat minim dari peserta diskusi.

Permasalahan tersebut juga tidak lepas dengan peningkatan penggunaan media sosial saat ini, perkataan salah satu tokoh politik saja sudah bikin “riuh” media sosial yang dianggap sebagai blunder dan diperdebatkan dalam forum-forum diskusi medsos mereka, tak jarang pula saling debat dan bully dengan hastag menjadikan meriahnya panggung sandiwara tersebut. Dan jelas lagi-lagi selalu masalah politik lantai 27 gedung Jakarta yang menjadi perbincangan mereka.

Lalu muncul pertanyaan, gerakan apakah yang dimaksud untuk perubahan lebih di butuhkan masyarakat? banyak contohnya, misalkan seperti salah satu penggiat gerakan literasi di malang, gerakan tersebut meng-observasi apa-apa yang dibutuhkan masyarakat dengan sentuhan-sentuhan nyata, seperti pendidikan. dalam ranah yang lain seperti rumah zakat (RZ) gerakan tersebut juga sangat membantu dalam kegiatan nyata. banyak lagi contoh yang lain, dan mungkin gerakan kamu nanti salah satunya.

_________________________
Mahasiswa!! sudah saatnya kalian memikirkan dalam ranah yang berbeda, lebih di butuhkan masyarakat. Diam untuk berfikir, bergerak demi perubahan.


#hidupMahasiswa
Baca selengkapnya

Rabu, 18 Oktober 2017

Kuliah Tidak Menjamin Sukses, Namun ini 5 Alasan Kamu Seharusnya Kuliah


Ketika memasuki akhir masa putih abu-abu, banyak siswa merasa dibingungkan dengan tiga pilihan, kerja, kuliah, atau nikah?. Banyak dari mereka mencari referensi dan informasi akan kemana kah masa depan mereka setelah menempuh sekolah tingkat atas. Semoga tulisan ini dapat memberikan pengetahuan sekaligus pencerahan untuk langkah kalian.

Kuliah? Siapa yang bilang menjamin kerja dengan gaji tinggi, kalau ada yang mengatakan dengan kuliah, memperoleh gelar sarjana maka akan dijamin mendapatkan pekerjaan merupakan sebuah kebohongan, bahkan ada yang mengatakan kalau kuliah kebanyakan hanya akan bekerja di level karyawan sebuah perusahaan.

Tapi dengan hal tersebut jangan menistakan manfaat kuliah sebenarnya,

1.       Kuliah untuk mencari ilmu?
Di era melenial sekarang ini banyak sekali ilmu pelajaran kuliah tersebar di internet dan bisa disantap dengan gratis, namun namanya ilmu tidak bisa langsung di lahap begitu saja, perlu adanya tahap-tahap yang hanya dengan penyampaian “pengajar” bisa kalian pahami dengan lebih mudah.

Dengan kuliah, dosen tidak hanya bertugas sebagai transfer of knowledge tapi juga transfer of value sehingga apa yang kalian dapat dari kuliah tidak hanya sebatas ilmu secara nyata namun juga sikap dan perilaku lebih dewasa dalam menyikapi berbagai problematika.

2.       Mengasah kemampuan mu
Dalam dunia kampus kalian tidak harus berfokus pada studi kalian, banyak sekali organisasi dan UKM yang bisa kalian ikuti untuk mengasah kemampuan atau hobi mu. Setidaknya kalian akan terjun menjadi panitia sebuah acara, sehingga kemampuan kalian berdaptasi dan bekerja sama dalam tim dapat terbentuk sejak bangku kuliah, tentu hal tersebut sangat bermanfaat ketika kalian memasuki dunia kerja ataupun ketika sudah bermasyarakat.

Selain itu dengan mengikuti berbagai macam organisasi dan kegiatan mahasiswa, kalian akan mendapatkan relasi yang banyak, memang saat kuliah tidak akan merasakan hal tersebut, namun setelah memasuki dunia kerja, relasi dan network sangat penting, jauh lebih baik jika kalian bisa kenal akrab dengan dosen, senior, ataupun partner organisasi kalian.

3.       Mendapatkan pekerjaan dengan syarat sarjana
Kuliah memang tidak menjamin kerja, pun kalau kalian tidak kuliah apalagi, lebih parah.
Tapi kan banyak sekali sarjana menganggur?,
sarjana aja menganggur apalagi yang tidak sarjana.
Tapi kan banyak juga yang tidak perlu kuliah bisa sukses dan jadi bos di perusahaannya sendiri?
Lebih banyak sarjana yang sukses dan jadi bos di perusahaan sendiri.

Selain itu banyak pekerjaan yang “hanya” bisa di masuki dengan syarat sarjana, misalnya menjadi seorang guru, dokter, hakim, dan sebagainya. Sehingga tetaplah kalau kalian ingin memasuki ranah pekerjaan tertentu KULIAH merupakan hal yang wajib kalian tempuh

4.       Kuliah tidak hanya semata untuk pekerjaan
Hal ini yang banyak sekali salah diartikan oleh masyarakat kita, bahwa kuliah hanya sebagai “batu loncatan” untuk memperoleh pekerjaan, padahal tidak hanya semata pekerjaan saja kalian harus kuliah tapi lebih dari itu.

Misalkan ada dua orang
*pertama. dia seorang perempuan lulusan SMA, bekerja sebagai buruh rumah tangga.
*kedua. Dia seorang perempuan lulusan kuliah, “masih nganggur” di rumah.
----jika kalian seorang cowok, sudah bekerja dan ingin mencari istri yang kelak bisa mengasuh anak kalian dari kedua pilihan tersebut, mana yang akan kalian pilih?

Dengan istri seorang sarjana, walau nganggur itupun sebenarnya tidak menganggur, siapa yang berkewajiban mencari nafkah? Suami kan, istri hanya dirumah saja mengasuh anak dan keperluan rumah itupun sudah jauh lebih baik. Lalu ada yang nyolot, lahhh… kuliah ujungnya Cuma jadi ibu rumah tangga. Well kalian lebih mempercayakan anak (buah hati) kepada istri yang berpendidikan tinggi atau pembantu yang motivasi kerja hanya sebatas gaji lalu kalian pertaruhkan masa depan si buah hati? Hmmm…

Itu hanya contoh kecil saja, jika kuliah tidak hanya semata untuk kerja tapi banyak hal yang lain
Misalkan lagi………….

Kalian punya dua teman
*pertama, hanya berpendidikan SMA “masih nganggur”
*kedua, seorang sarjana dengan pengetahuan luas “masih nganggur” juga

Dari kedua teman kalian tentu dalam menyikapi berbagai persoalan memiliki perbedaan, selain itu, sikap, perilaku, pemikiran dan analisis tentu seorang sarjana lebih unggul.

Membanggakan orang tua
Manfaat selanjutnya jika kalian kuliah dan memperoleh gelar sarjana adalah membanggakan orang tua, orang tua mana yang tidak terharu melihat anaknya dan bersama-sama mengambil ijazah kelulusan saat wisuda.

Bahkan guru SMP saya dulu pernah berpesan, salah satu indikator kesuksesan orang tua adalah dengan mengantarkan anaknya berpendidikan lebih tinggi dari orang tuanya. Misalkan orang tua kalian lulusan SMA apakah rela orang tua hanya mengantarkan kalian setara dengan pendidikannya, tentu orang jauh lebih bangga dengan pendidikan anaknya diatas orang tuanya.

Dengan demikian sudah seharusnya kalian berusaha untuk mencapai kebahagian orang tua kalian dengan membawa gelar sarjana.

____________________________

Akhir kata, “life is choice” pilihan mu akan mengantarkan mimpi mu
Baca selengkapnya

Kamis, 05 Oktober 2017

7 Jenis Mahasiswa yang Perlu Kalian Ketahui, Kamu Termasuk yang Mana?


JENIS-JENIS MAHASISWA

Kuliah pulang
Mahaiswa yang satu ini tak ubahnya seperti memiliki dunianya sendiri, bagaimana tidak kampus sebagai tempat untuk pengembangan diri seharusnya digunakan sebaik-baiknya agar waktu menimba ilmu di perguruan tinggi tak sia-sia. Mahasiswa kupu-kupu ini hanya datang ke kampus saat kuliah, setelah jam kuliah selesai pun langsung cabut aja dari kampus. Tidur di kosan? Lalu buat mie instant

Sejatinya dalam perkuliahan, amatlah berbeda dengan sekolah SMA sederajat ataupun sekolah strata di bawahnya, dalam dunia kampus dosen hanya menjelaskan inti materi yang pokok saja dan kalian sebagai mahasiswa dituntut untuk mengembangkan sendiri ilmu yang kalian dapat.

Kuliah nagkring
Jenis mahaiswa selanjutnya adalah mereka yang lupa jalan kostnya mana. Kalau jam kosong ngopi di kantin, nugas? Cari wifi di café, malam minggu? ngopi is my life. Tak jarang mereka selalu memiliki geng nya sendiri yang sering di ajak nangkring.

Sisi positifnya, jika diskusi mereka hidup tak jarang pemikiran-pemikiran kritis bermunculan, disinilah mereka bisa belajar tentang keterbukaan. Selain itu jiwa social mereka bisa dikatakan baik, tak jarang mereka selalu memiliki update berita paling mutakhir, karena berbicara dengan orang lain secara tidak sadar merupakan pertukaran informasi.

Kuliah rapat
Kuliah rapat-kuliah rapat (kura-kura) jenis mahasiswa ini kebanyakan mengikuti organisasi, seperti ormawa, UKM, ormas, dan komunitas-komunitas tertentu. setelah jam kuliah habis langsung secretariat, rapat sampek malem, bahkan tak jarang tidur di secretariat. Dunia kampus jika kurang kegiatan sosial memang seperti kering akan jiwa kepedulian, namun juga tak semua organisasi baik untuk pertumbuhan, tak perlu dijelaskan panjang lebar, banyak para korup-korup negeri ini bermula dari hal kecil seperti politik praktis dalam dunia kampus.

Maka perlu adanya filter dan prinsip hidup yang kuat, guna membentengi diri dari godaan-godaan kekuasaan juga materialistic. Akan lebih baik pilihlah jenis organisasi yang sesuai minat bakat kamu, selain mendapatkan ilmu baru pasion kamu juga akan meningkat. Misalkan suka menulis ikulah UKM untuk menulis, suka fotography, traveling, video maker dan masih banyak lagi jenis kegiatan yang kamu ikuti sekaligus mengembangkat talenta kamu pastinya.

Kuliah dagang
Mindset berwirausaha sangat cocok di kembangkan sejak dunia perkuliahan, resiko yang pasti muncul bisa menjadikan bekal ketika kamu lulus nanti. Mahasiswa jenis ini selalu bisa mengambil peluang produk apa yang akan ditawarkan. Wirausaha banyak sekali jenisnya, tidak harus kalian memiliki produk sendiri, tetapi hanya sebagai penjual pun sangat bisa dilakukan. Jika saya perhatikan mahasiswa jenis ini juga beragam jenisnya ada yang menaruh dagangan mereka di samping parkiran, perpus, atau gerbang pun ada yang ditungguin orang ada juga yang berbasis kantin jujur.

Namun sayangnya banyak dari mereka terkadang lupa tujuan kuliahnya, itu karena konsep awal kuliah untuk cari kerja agar dapat uang banyak logikanya jika udah sukses duluan alias udah dapet uang banyak dari wirausaha, lalu mau ngapain lagi kuliah. Konsep seperti itulah yang perlu diluruskan sejak awal, kuliah bukan untuk mencari kerja, kuliah adalah mencari bekal.

Lebih disayangkan lagi, para agen MLM banyak sekali dijumpai di kampus, dengan dalih berwirausaha sejak dini mereka mampu men-doktrin mahasiswa (baru khususnya) untuk termakan rayuan kekayaan, sukses di usia muda, beli mobil dan sebagainya. Memang sih ada benernya (maksudnya ada yang sukses beneran) tapi tak menutup kemungkinan ada seseorang yang dirugikan itulah kenapa sebagian ulama (islam) melarang MLM. Pernah jadi korban MLM? Sikat saja bos wani debat sampai malam.

Mahasiswa instagramable
Hemm, camera phone, perfakkkk selfie.. bukan bermaksud menyindir produk tertentu, dalam hal fotography fenomena selfie ini membuat daya Tarik tersendiri namun sekaligus juga buat ngelus dodo, apakah selfie memiliki jiwa seni photography? Entah lah. Yang jelas semakin maraknya smartphone (katanya) memiliki spesifikasi kamera mumpuni jenis mahasiswa satu ini seperti mendapatkan ketertarikan sendiri mengenai eksis di dunia instagram. Lagi makan nieh cekrek, lagi bernafas nieh cekrek, lagi minum nih cekrek. Story WA ataupun IG pun seperti jalan tembus cemoro sewu sarangan alias panjang kali lebar.

Padahal kebanyakan dari mereka tidak mengerti tentang dunia photography, kamera bagus tidak ditentukan berapa banyak megapixel, buktinya Samsung s8 resolusinya hanya 12 MP, dan yang pasti semua hal ada batasnya. Selfie? Boleh lah, sekali aja. Jangan sesekali, apalagi sesekali-kali.

Mahasiswa traveling
Nah, ini yang menjadi favorit saya, tak perlu diragukan lagi mahaiswa/i selalu memiliki kegabutan masing-masing. Biasa-nya jika weekend tiba, klo ga sempet kaluar pasti update status kurang piknik (ga semua sih). Yang pasti piknik adalah hal yang paling disukai. abis dimarahin dosen killer, tugas numpuk, diputusin pacar, jomblo akut, skripsi revisi terus, solusinya piknik kan lah pikiran mu, kuat dilakoni yen rakuat ditinggal piknik.

Kuliah dakwah
Kamu aktivis kampus?, dengan jiwa yang selalu membara, lapar akan perubahan Indonesia, pastilah ikut jenis mahasiswa satu ini. Pulang kuliah masjid, berangkat kuliah dari masjid pula. Selalu share acara kajian di grup WA, yuk ikhti ikut acaranya. Hadirilah kajian rutin. Kebanyakan dari mereka berasal dari FSLDK, BKLDK, dan lembaga dakwah kampus sejenisnya.

__________________________________
Nah, dari sekian itu tadi kamu masuk di golongan mana? Atau belum masuk absen diatas? Kasih tahu kita dengan komen dibawah ya.


Jangan kuliah, kalau ga sukses ^_^
Baca selengkapnya

Senin, 02 Oktober 2017

Ketika Kampus Menjadi ladang Bisnis, apa Bedanya dengan Perusahaan?


pendidikan merupakan hal yang harus dilalui manusia agar menjadi manusia berkualitas. Pendidikan juga memiliki peran penting dalam kemajuan suatu Negara, Karena dengan pendidikan lah bisa mengantarkan manusia menjadi SDM yang berguna bagi diri sendiri, keluarga ataupun Negara.

Pendidikan tinggi atau kuliah, dulu saya maknai pendidikan benar-benar berkualitas dan tak sembarang orang dapat mendapatkan gelar tersebut, kampus adalah tempat intelektual muda yang segar akan inovasi dan lapar terhadap ilmu pengetahuan. Itu yang saya pahami dulu, namun nyatanya apakah demikian?. (mungkin sebagian)

PTN BH privatisasi kampus?
Kampus sebagai wadah dari perguruan tertinggi tersebut tak selalu lepas dari berbagai permasalahan. Nyatanya saat ini, kapitalisasi perguruan tinggi marak sekali diperbincangkan. Pernahkah kalian dengar istilah PTN BH? Yaitu perguruan tinggi negeri berbadan hukum. Secara umum dapat kita maknai kampus yang memiliki wewenang dalam mengelola kampus, jadi mereka bisa mencari dana tambahan sendiri guna membenahi fasilitas, gaji dosen karyawan dsb.

Walau kita tahu PTN yang memiliki status tersebut adalah kampus yang memiliki kualitas baik sepeti WCU (World Class University), tapi tetap orientasi bisnis menjadi hal yang sangat wajar. Beberapa kampus yang menyandang PTN BH, kebanyakan memiliki ladang bisnis sendiri.

Selain mendapatkan hak untuk mengelola dan mencari sumber keungan tambahan, pihak kampus juga memiliki wewenang untuk meningkatkan biaya kuliah, menambah jurusan tertentu dan bekerja sama dengan pihak swasta.

Jurusan tak layak pasar
Selain isu PTN BH, kampus sebagai ladang bisnis sebenarnya sudah lumrah dan umum sekali terjadi, coba jawab pertanyaan berikut, apakah kampus membuka jurusan karena factor tuntutan pasar atau tuntutan konsumen?. Lalu apa bedanya dengan perusahaan, logikanya seperti ini, kampus membuka jurusan baru karena tuntutan masyarakat banyak, misalkan jurusan favorit tak segan pihak kampus menambah quota kelas mereka. Padahal apakah setelah lulus mereka di jamin dengan kualitas yang dibutuhkan dunia kerja?.

Oleh karena itu jurusan favorit bukan satu-satunya jalan keluar untuk mendapatkan pendidikan terbaik, namun yang pasti bisa mengobati rasa gengsi atau sekedar memenuhi gaya hidup. Kampus tak ubahnya seperti perusahaan yang menawarkan dagangan, dengan melakukan berbagai ajang promosi dan janji yang akan dipenuhi.

Pendidikan untuk semua orang
Gaya hidup manusia memang tak memiliki batas, bisa mendapatkan kesempatan menimba ilmu di kampus elit merupakan hal yang membanggakan. Namun jika kita kembali pada konsep awal, sebuah pendidikan adalah hak semua orang, namun kenapa fitrah pendidikan suci tersebut harus ternodai dengan kepentingan-kepentingan bisnis. dalam jurnal berjudul “The Liberalization of Education Under the WTO Services Agreement (GATS): A Threat to Public Educational Policy?” disebutkan pendidikan harus bisa diakses oleh semua orang, dengan banyaknya orang mendapatkan pendidikan berkualitas bisa mempengaruhi ekonomi seperti kualitas SDM sebagai tenaga kerja.

Lebih jauh lagi, pendidikan sebenarnya tak serta merta mengenai masalah ilmu pengetahuan saja, namun lebih luas lagi, seperti kesempatan menulis karya ilmiah, turut serta dalam pengabdian masyarakat, akses merata keseluruh lapisan masyarakat dalam menempuh pendidikan, meningkatkan kesejahteraan social dan sebagainya.

_______________________
Akhir kata, pendidikan yang diharapkan pendiri sebagai cita-cita bangsa, masih harus berbenah diri guna mendapatkan output perguruan tinggi yang berkompeten dan layak menyandang gelar sarjana.


Baca selengkapnya

Senin, 11 September 2017

18 Inspirasi Kerja Sampingan untuk Mahasiswa (Part Time)


Masa-masa perkuliahan sangat berbeda dengan masa SMA, ketika SMA kita dituntut untuk sekolah dari pagi hingga sore hari, setiap hari. Anak kuliahan cenderung lebih banyak memiliki waktu luang untuk melakukan sesuatu.

Bagi kamu yang mencari info kerja part time untuk mahasiswa, semoga artikel sederhana ini dapat membantu, karena sangat amat kasihan jika kalian terjebak sistem MLM (Multilevel Marketing), apalagi bagi kalian yang masih maba bau kencur. Lebih baik kerja yang pasti aja, pasti kerjanya pasti hasilnya.

1. Les Privat
Pilihan pertama ini merupakan hal paling umum yang biasa dilakukan mahasiswa, banyak lembaga bimbingan belajar yang mencari mahasiswa untuk menjadi relasi mereka. Biasanya banyak info yang disebarkan melalui group WA atau jika sering mencermati papan-papan pengumuman di kampus setidaknya pasti dijumpai reqruitment pengajar dengan kualifikasi yang telah ditentukan. Setelah kalian melewati tahap pendaftaran, kalian akan ditempatkan di beberapa titik lokasi rumah orang tua yang sudah menjalin kerja sama dengan lembaga bimbingan belajar.

Selain lembaga bimbingan belajar, kalian juga bisa mencari sendiri info orang tua yang mencari mahasiswa untuk membimbing anaknya belajar, tapi setidaknya kalian harus banyak relasi atau kenalan sehingga mempermudah mendapatkan info tersebut.

Info yang sering saya jumpai, dan hal yang paling disayangkan adalah ketika ada masjid yang mencari seorang guru mengajar untuk anak TPA. Memang gaji yang didapatkan tidak seberapa bahkan kalau tidak memiliki jiwa pendidik yang tulus bakalan gagak mau, tetapi hal yang jarang diperhatikan, investasi yang paling menguntungkan adalah investasi kepada Allah Swt.

2. Jual Pulsa
Berjualan pulsa juga merupakan hal yang mudah dilakukan mahasiswa, mudahnya jalur komunikasi juga mempermudah transaksi jual beli pulsa, biasanya ketika pulsa habis tak terasa dimanapun tempat berada, kalau waktu sangat penting misalkan di jalan ban bocor, mau telvon pulsa abis, teman kita yang berjualan pulsa bisa diandalkan, minta saja dulu berapa nominalnya, besok ketika masuk kuliah tinggal membayar berapa harganya.

Jadi jangan khawatir kaga ada yang beli “di sekitar kampus kan banyak yang jualan pulsa?” hemm mahasiswa itu terkenal lebih suka yang simply kaga ribet, transfer dulu, bayarnya ketika udah ketemu.

3. Menjual Makanan Ringan
Jangan meremehkan hal yang satu ini, kita ibaratkan aja jualan gorengan, paling murah berapa? Rp 500,- misalkan satu potong tahu sayur harga Rp 3000,- bisa jadi 10 potong gorengan saja sudah untung Rp 2000,- jika terjual 500 potong gorengan saja sudah mengantongi Rp 250.000, kepotong harga tahu Rp 150.000, minyak goreng dan gas 3 Kg kita misalkan saja Rp 50.000,- kalian mengantongi keuntungan bersih Rp 100.000,- per-hari kalian istikomah 1 bulan/30 hari mengantongi keuntungan bersih Rp 100.000 x 30 hari = 3 Juta Rupiah.. hemm lumayan juga kan.

Tapi perlu digaris bawahi, memang tidak selalu menadapatkan pendapatan maksimal, mengingat banyak faktor yang menentukan keberhasilan. Tapi tak ada salahnya mencoba, jika kalian memperhatikan disekitar kampus kalian pasti banyak dijumpai jualan makanan ringan.

Tinggal bagaimana kalian memodifikasi menjadi lebih mudah. Misalkan saja kerja sama dengan pihak kampus, dengan seperti itu kalian memiliki nilai lebih simply berjualan di dalam kampus seperti mini market di dalam kampus, kantin fakultas dsb.

4. Jasa Pengetikan
Tak perlu dipungkiri lagi, terkadang mahasiswa sangatlah suka dengan SKS atau sistem kebut semalam, besuk terakhir mengumpulkan makalah, malam harinya baru membuat makalah.

Permasalahan yang sering dijumpai di lapangan, kebanyakan mereka yang malas dengan tugas mereka, membeli jasa pengetikan. Harga yang mereka patok juga beragam, tergantung seberapa kesulitan dalam mengerjakan. Biasanya harga yang paling mahal adalah jurusan matematika.

5. Bisnis toko online
Dunia digital sangat pesat berkembang, dulu orang sangat takut untuk membeli atau berjualan dalam bisnis online, takut penipuan, tidak ada bukti fisik dsb. Tapi dalam dekade terakhir ini, ada istilah polisi online, tugas mereka adalah mencegah terjadinya penipuan dan melindungi transaksi dengan jaminan mutu tertentu.

Jadi dengan hal tersebut, tak perlu merasa ragu lagi untuk memulai bisnis secara online. Banyak jenis usaha yang bisa kalian pilih, berjualan barang sendiri atau hanya sebatas penghubung dengan konsumen menjualkan barang orang.

Contoh yang unik dari salah satu mahasiswa malang, dia berjualan mata uang kuno, koran kuno, dan barang-barang antik, pokoknya serba barang kuno. Dan ajaibnya dengan memulai usaha tersebut dia bisa membiayai kuliahnya sendiri, lumayan bukan?.

Di era saat ini bukan hanya menjadi orang pintar untuk menjadi sukses, tapi juga cerdas, kreatif dan bisa melihat peluang sekecil apapun itu.

6. Desain Grafis
Bagi kamu yang suka bermain dengan sotoshop ataupun corel draw, menekuni usaha desain grafis sangatlah menguntungkan. Bukan hanya bagi seorang ahli, tapi cukup suka dengan dunia ini tak perlu ragu untuk memulai.

Desain grafis sampai kapanpun akan berkembang, mengikuti tren ataupun desain yang paling terbaru. Jika kita perhatikan sebenarnya dalam dunia designer bukan desainnya yang sulit tapi idenya.

Contoh menarik desain undangan pernikahan, banyak sekali dijumpai hal yang tak wajar, misalkan dengan desain background game COC, Get Rich, atau bentuknya revisi RPP versi anak pendidikan. Desain nya sih simply sekali, tapi ide nya jarang sekali orang bisa terfikirkan. Selain itu desain juga bisa dilombakan, seperti lomba pembuatan poster dalam hari kebangkitan nasional.

Nah, bagaimana memunculkan ide dalam pembuatan desain grafis? Itu tugas anda sebagai desainer

7. Penulis
Menjadi seorang penulis memang banyak di idamkan oleh banyak orang, tetapi memiliki jiwa penulis adalah hal yang jarang dimiliki seseorang. Bagaimana seorang penulis bisa tetap menulis ketika dia tidak dapat royalti dari semua yang dia tulis? Tentunya sangat berat.

Namun saat ini, jika kalian bisa menekuni jiwa penulis, saya jamin ga ada ruginya. Banyak sekali jenis perlombaan penulisan karya ilmiah, essay, artikel, jurnal, PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) de el el.

Menulis juga lebih fleksibel, tidak terikat dengan waktu. Kita bisa memilih waktu dan tujuan tulisan kita sendiri. Banyak sekali blogger ataupun media online yang mencari jasa penulis lepas. Misalkan saja berita online “babe” mereka akan membayar kalian sejumlah uang tertentu dengan menulis hal yang sesuai topik tertentu.

8. Jaga Warnet (print & foto copy)
Meskipun warnet dijaman saat ini sudah jarang ditemukan, kecuali memang warnet untuk game online. Akan tetapi disekitar kampus masih banyak dijumpai, karena kebanyakan berhubungan dengan print dan foto copy. Usaha gabungan seperti itu sangat umum dijumpai disekitar kampus.

Dalam usahanya, tidak selalu pada setiap saat selalu ramai. Dalam kasus tertentu bagi mereka yang memang tidak ada kesibukan lain, menjaga warnet sangat membosankan, karena tidak selalu ramai. Karena itu kebanyakan yang menjaga adalah mahasiswa, yang memang hanya untuk sambilan ketika tidk ada jam kuliah.

9. Kelompok Pertunjukan
Bagi kalian yang memiliki bakat apapun itu, bisa mendirikan atau bergabung dengan kelompok pertunjukan di bidan yang kalian sukai. Misalkan kalian suka dengan seni tari, retorika, gamelan, seni musik dan masih banyak yang lain. Kalian bisa mendapatkan pendapatan dari hal tersebut.

Relasi yang baik dengan sesama komunitas akan menambah info dimana ada kegiatan yang memerlukan kita sebagai pemanis acara. Contohnya seorang pemain musik gitar, jika dia bisa memiliki relasi yang baik, dia tidak memikirkan dengan menjadi pengamen dia mendapatkan uang tetapi menjadi pengisi acara di café misalkan, ataupun dalam acara resmi organisasi tertentu.

10. Fotografi
Apakah dunia fotografi akan tenggelam seiring dengan berkembangnya teknologi smartphone dengan kamera-kamera cantik, megapixel yang tinggi? Tentu saja tidak, dunia fotografi akan terus berkembang.

Mereka yang telah memiliki jiwa fotografi bukan hanya asal cekrek-cekrek, foto adalah seni. Mereka menyebut promfesi mereka adalah profesi paling jujur. Kenapa seperti itu?, fotografi yang baik tidak memerlukan software edit foto, benar-benar murni seni dalam pengambilan foto.

Dalam acara tertentu profesi photografi sangat diperlukan, misalkan acara pernikahan, wisuda, pertemuan alumni, peresmian gedung dan lain sebagainya. Jika kalian bisa memiliki kenalan studio foto dengan bakat yang bisa kalian perlihatkan tentu kalian akan diajak kerja sama. Makanya foto instagram/FB jangan cuma foto selfie dan alay-alay, mana ada studio foto yang mau lihat.

Memiliki kamera dan skill sendiri tentu lebih bagus, dengan mempromosikan hasil jepretan kamera di instagram lalu mematok harga dan info pemotretan dalam deskripsi. Jika memang kalian memiliki hasil yang bagus, pasti di lirik seseorang untuk menjadi phografer panggilan.

11. Youtuber
Siapa sangka menjadi youtuber bisa mendapatkan uang. Walaupun saat ini youtuber banyak yang mengeluh karena penurunan hasil dari klik view iklan dalam tayangan. Namun setiap saat selalu bermunculan youtuber-yutuber newbie di beranda youtube.

Dalam penadaftaran google adsense juga sangat mudah dilakukan jika kalian menggunakan akun youtube, akan sangat berbeda dengan google adsense blogger. Hal tersebut menjadikan mudahnya mendapatkan pundi-pundi rupiah dengan youtube. Akan tetapi hal tersebut juga berdampak negatif dengan banyaknya konten sampah yang bertebaran di youtube.

Misalkan saja para re-uploader yang tak menghargai konten orang lain ataupun vlogger banyak yang ge-je, seperti katanya om deddy dalam sebuah video di youtube, mereka Cuma mengatakan hal yang sbenarnya sudah diucapkan oleh semua orang dan yang paling mengherankan masih banyak yang nonton.

Jika kalian ingin menjadi seorang youtber contohlah youtuber yang baik, dan berusaha memiliki kontennya sendiri.

12. Teknisi
Bagi kalian jurusan teknik elektro maupun teknik yang lain, tak ada salahnya kalian mempraktekkan ilmu yang kalian dapat di kampus untuk mendirikan usaha sendiri. Misalkan saja seorang yang bisa instal ulang windows, bisa kalian mempromosikan jasa instal ulang dengan harga tertentu.

Dan yang paling sering dijumpai saat ini adalah kendala HP mudah hang atau lemoooot, saat nya di flash ulang. Kalian bisa memanfaatkan momen tersebut. HP xiaomi juga banyak dikeluhkan 4G nya hilang, bagi kalian yang bisa IT silakan manfaatkan forum-forum untuk mempromosikan jasa kalian.

13. Jasa Antar-Jemput
Jangan diartikan kalian men-jemput pacar sekarang ada tarifnya. Di kota-kota tertentu, jasa transportasi sangatlah membosankan dengan banyaknya menunggu ataupun nge-time lama bingits. Kalau buru-buru ada acara kan nyebelin banget.

Momentum ini bisa kalian manfaatkan dengan menjadi jasa antar jemput, tidak hanya jasa antar jemput orang tapi juga makanan ataupun kiriman-kiriman lain yang hisa kalian manfaatkan untuk jasa pengiriman.

Apakah seperti go-jek? Ya mungkin sistemnya seperti itu, tapi kalian sebagai mahasiswa jika ikut go-jek mana ada waktu untuk ngampus. Harus pintar-pintar memikirkan bagaimana bisa berbeda dengan go-jek, kalian harus menyesuaikan dengan jadwal kuliah. Misalkan, kalian memiliki jasa antar jemput hanya di hari jum’at sampai minggu, atau dengan inovasi-inovasi yang lain.

14. Buka Usaha Bareng Teman
Berwirausaha sendiri juga merupakan pilihan yang tepat, di era digital saat ini banyak bermunculan usaha-usaha yang belum pernah terfikirkan sebelumnya. Misalkan kalian punya peliharaan ayam di rumah. Jika kalian searching, banyak jenis ayam hias yang bisa dipelihara. Bagaimana cara memasarkannya? Online. Dengan ikut forum-forum ayam hias diseluruh Indonesia.

Atau jika ingin lebih nyata, kalian bisa mencoba berjualan di acara wisuda, atau iven tertentu seperi Car Free Day, itu sebagai contoh saja, kalianlah yang mencari ide untuk direalisasikan. Membuka usaha konfeksi juga bisa, warung kopi juga bisa. Yang tidak bisa itu hanya mereka yang tak mau memulai.

15. Pelayan toko
Menjadi pelayan toko juga bisa dilakukan, ketika kalian memiliki waktu kuliah pagi sampai siang, ambil sif sore untuk gantian menjaga toko, atau sebaliknya. Jika saatnya konsumen sepi disaat itulah kalian belajar atau mengerjakan tugas, sehingga tiada kesia-siaan yang berarti.

16. Penjaga Kafe
Mahasiswa banyak menghabiskan waktu dengan nongkrong atau sekedar kumpul. Terkadang menghabiskan waktu sampai malam hanya sekedar menghabiskan secangkir kopi. Banyak sekali dijumpai di sekitar kampus ada tempat-tempat ngopi. Di kafe tertentu ada yang meberlakukan buka 24 jam untuk kafe mereka, kalian mahasiswa daripada ngobrol ngalor ngidul, ambil aja tuh sif malam atau pagi yang jelas pekerjaan kalian tidak mengganggu perkuliahan.

Lalu ada pertanyaan, bagaimana kita dapat info kalau kafe tertentu membutuhkan karyawan? Ini cara yang sangat jitu dilakukan teman saya, dia setiap kali ngopi berusaha akrab dengan pemilik kafe, jika sudah akrab, pindah ke kafe yang lain, begitu seterusnya. Dan yang terjadi ketika mereka membutukan apapun. Akan menghubungi kita seperti teman dekat. Mudah bukan!

17. Blogger
Sangat mirip dengan penjelasan youtuber tadi, hanya perbedaanya disini kita lewat tulisan ataupun barang yang ditawarkan di sebuah situs blog/website yang kita kelola.

Dalam banyak kasus, penyedia layanan download bisa mendapatkan uang dengan link download yang dibikin muter-muter ga ada habisnya. Ketika melewati direct link tersebut kita disuguhkan dengan banyak sekali iklan. Dengan hal tersebut kita mendapatkan uang dari blog yang kita kelola.

Atau kalian hobi menulis, mencoba menjadi blogger adalah salah satu pilihan, ketika blog sudah ramai kita tawarkan pada pengelola iklan, yang paling umum adalah google adsense.

Banyak sekali contoh blogger yang terkenal sukses berbekal blog gratisan seperti blogspot.com. silakan riset sendiri, bahkan ada yang hanya lulusan SMP bisa sukses. Nah giliran anda mencobanya.

18 Video Maker
Apakah kalian bosan melihat video pernikahan yang datar-datar saja ga ada yang menarik, atau acara jalan-jalan kalian tidak bisa memiliki kenangan yang seru untuk dilihat.

Menjadi video maker jawabannya, software yang biasa digunakan adalah Adobe Premire Pro atau Vegas Pro. Dalam menghasilkan karya setelah diunggah di youtube ataupun instagram kalian bisa menyertakan deskripsi penyedia jasa editor video ataupun memasarkan barang tertentu yang diselipkan dalam video (endorse).


__________
Sebenarnya masih banyak lagi yang lain, namun akan sanat menyita waktu untuk menulisnya satu persatu, karena tulisan ini bisa jadi hanya sebagai stimulus kalian agar memiliki jiwa wirausaha sejak dini.

Tak ada yang pelu ditakutkan, kuliah lancar, kerja pun lancar, sehingga kalian akan sangat menghargai berapapun nominal uang yang kalian dapatkan, emngingat akan sangat sulit memperolehnya.

Jika ada pertanyaan silahkan tulis di bagian komentar, jangan lupa bagikan kepada saudara-kita yang lain.

Sampai jumpa lagi >_<
Baca selengkapnya

Sabtu, 09 September 2017

4 Alasan kenapa memilih malang sebagai tempat kuliah


Bagi kalian yang masih bingung menentukan akan kemana study lanjut kalian, mungkin tulisan ini bisa membatu, ataupun jika kamu keterima kuliah di malang?, saya ucapkan selamat, banyak hal yang akan menunggu kalian disini.

Setidaknya ada empat hal yang menurut saya pribadi membuat malang sebagai kota pilihan untuk tempat melanjutkan kuliah.

1. Banyak kampus besar (favorit)
Tak perlu diragukan lagi, malang merupakan kota pendidikan, banyak orang-orang hebat yang pernah memakan bangku sekolahan di malang. Coba kalian ketik di perncarian gugel mengenai kampus di malang, puluhan kampus yang terdaftar. Sebut saja Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Malang (UM), Politeknik Negeri Malang (Polinema), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dan masih banyak lagi.

Hal tersebut membuat malang penuh sesak dengan dunia mahasiswa, atmosfir pendidikan sangat terasa disini, banyak organisasi/lembaga pengembangan diri untuk mahasiswa, saling tukar fikiran antar sesama mahasiswa dalam maupun luar negeri.

2. Tempat yang nyaman
Berbeda dengan kota metropolitan seperti surabaya dan jakarta, perusahaan industri juga sangat jarang dijumpai di malang, sehingga udara nya masih terasa segar dan sejuk. Lalu lintas di jalan raya pun masih lengang, walau ada titik kemacetan tapi masih bisa di bilang wajar. Malang juga berada di daerah pegunungan, kalau pagi jika beruntung menjumpai kabut tipis-tipis.

Malang juga memiliki air bersih terbilang bagus, kalau di kota-kota besar air PDAM atau air sumur hanya digunakan untuk mandi, mencuci bukan dikonsumsi. Tetapi kalau di malang airnya masih layak untuk konsumsi.

3. Banyak tempat wisata
Tentunya setelah menempuh perkuliahan, terkadang abis dimarahi dosen, revisi skripsi tak kelar-kelar atau abis diputusin pacar, pastinya galau. Kalem aja di malang banyak sekali pilihan tempat wisata yang cocok buat kamu, mulai dari pantai sampai gunung ada disini, mulai asli dari alam hingga wisata buatan banyak sekali pilhan yang bisa dipilih.

Malang juga dekat dengan kota wisata batu, siapa yang tak kenal batu yang terkenal dengan apel nya. Batu juga merupakan surga wisata, sebut saja JTP Group yang menguasai hampir semua sektor wisata di kota batu. Malang juga dekat dengan gunung bromo, wisata pegunungan yang sangat populer tersebut terdapat di perbatasan malang dengan probolinggo.

Pantai selatan malang juga tak perlu diragukan keindahannya, meskipun ada beberapa yang merupakan kawasan konservasi atau milik perhutani sehingga tak boleh sembarangan di eksploitasi. Akan tetapi hal tersebut tak begitu berpengaruh, karena malang memiliki puluhan pantai yang wajib anda kunjungi Sebut saja pantai balekambang, pantai kondang merak, pantai sendang biru yang terkenal dengan pulau sempu nya dan masih banyak lagi. Ditambah lagi akses menuju pantai selatan sekarang sudah bagus.

Jadi jangan khawatir bagi kamu yang suka traveling, malang merupakan tempat yang cocok buat nyalurin hobi umak.

4. Biaya hidup murah
Mengenai biaya hidup dimanapun pasti murah, berbeda dengan gaya hidup, walau di desa sekalipun jika memuaskan gaya hidup berapapun uangnya tidak akan cukup. Jadi perlu di garis bawahi disini perbedaan diantara keduanya,

Biaya hidup dimalang memang tak semurah di solo atau jogja, disana beli nasi kucing seribuan masih ada di angkringan. Akan tetapi malang juga tak semahal biaya hidup di surabaya. Disini kalau memang terpaksa beli nasi sayur lauk tempe tahu masih dapat 5rb. Atau alternatif lain beli lalapan tahu tempe juga murah. Atau mau lebih murah lagi, masak nasi sendiri, lauknya tinggal beli diluar dijamin murah meriah.

______
Sebenarnya masih banyak lagi pertimbangan yang lain, seperti banyak teman atau disuruh keluarga dll. Akan tetapi niat yang tulus berasal dari pribadi masing-masing, apa esensi kuliah itu sendiri, hanya sekedar main-main atau memang berusaha memperbaiki diri menjadi lebih baik.


Semoga bermanfaat !!
Baca selengkapnya

Jumat, 08 September 2017

5 Alasan Kenapa Memilih Jurusan S1 Pendidikan Luar Biasa


Pernah denger jurusan pendidikan luar biasa? Jurusan anti meanstrem, jurursan yang sedikit di abaikan oleh orang- orang awam, jurusan yang sering di pandang sebelah mata, dan tentunya jurusan yang belum se tenar jurusan PGSD, Kedokteran, Teknik maupun jurusan – jurusan bergengsi lainnya. 
Banyak orang yang tidak tertarik untuk memahami jurusan ini, dengan berbagai argumen terhadap jurusan PLB ini, bahkan ada yang lebih miris mmenganggap jika kita memilih jurusan PLB dan kelak akan menjadi pendidik di sekolah luar biasa, mereka ( peserta didik )  dapat menularkan penyakit nya ( yang membuat anak menjadi special ) kepada keturuanan kita sebagai pendidik. Sesungguhnya jika kita pahami, mereka bukan mengidap penyakit, mereka tidak sakit

Ulasan ini didasarkan pada pengalaman saya, sebagai mahasiswa yang memilih jurusan PLB. Mungkin sedikit banyak bisa menjadi referensi kamu yang bingung untuk memilih se abrek jurusan yang ada di universitas.
Lebih lengkapnyasaya jelaskan kenapa harus jurusan pendidikan luar biasa

1. Passion
Passion saya hanya ingin menjadi tenaga pendidik, karena saya berasal dari keluarga pendidik sehingga dari kecil memang pengen banged jadi guru, guru bagi saya adalah seorang pahlawan yang dengan rela membantu anak orang untuk manjadi sesorang yang cerdas, guru adalah orang yang palng dermawan, dengan suka rela membagikan ilmunya. Namun memilih untuk menjadi guru bagi anak anak ajaib baru terpikirkan saat kelas 3 SMA, setelah ujian nasional selesai, liburpanjang akhirnya aku memutuskan untuk membantu ibu ngajar di sekolahknya. Ada satu siswa yang udah 6 tahun sekolah di Taman Kanak- kanak tersebut, penasaran dengan dia akhirnya selama sebulan aku masuk thu kelas dia, Sumpah dia sulit banged buat di ajarin baca, sekali di ajarin, di tinggal bentar udah lupa, gitu terus tiap hari. Ahirnya aku tanyak sama guru nya kenapa udah 6 tahun tetep TK ya gitu deh karena anknya belum bisa baca Cuma bisa menjiplak di sisi lain di sekolah dia sering di bully sama temen – temennya karena usianya yang udah cukup untuk SD tapi dia masih di TK. Aku coba tanyak ke ibu, ini anak kenapa ni? Ibuk bilang dia tuna grahita, ibuk juga udah pernah memberi penjelasan sama orang tuanya, agar pendidikan anknya pindah ke SLB saja, namun orang tuanya menolak, karena malu jika tahu tetangga anaknya di SLB. Akhirnya disitu mikir nih anak- anak dengan butuh penangan kusus tapi malah di bully, anak – anak ajaib malah di kira bodoh, akhinrya tanyak- tanyak sama guru SLB kenalan ibuk,ternyata di desa yang selama ini aku huni masih ada sekitar 10 anak berkebutuhan kusus yang tidak atau bahkan di sembunyikan untuk tidak mendapat pendidikan. Mulai tuh sebel, kasihan kog teganya anak yang gtw apa- apa haknya nggak di berikan Cuma buat sekolah. Nah disini nih mulai sering ke rumah guru SLB buat nanyak- nanyak, akhirnya di bilang tuh sama guru SLB, kenapa nggak ngambil jurusan PLB  aja mbak, kita sama – sama bantu anak berkebutuhan kusus yang masih di sembunyikan sama keluarganya.

2. Ladang Pahala dan kebaikan
Semua pekerjaan tentuya selalu mampu memberikan pahala bagi kita semua, namun coba bayangkan jika kalian – kalian bisa menunjukkan kepada khalayak umum, masyrakat luas di luar sana yang mengucilkan anak- anak berkebutuhan kusus yang sesungguhnya mereka bisa berprestasi, dengan banyak nya orang yang menganggap anak berkebutuhan kusus adalah aib, merasa jijik degan kondisi mereka, tapi kalian mampu menghapus stigmamasyarakat itu semua, sesungguhnya semua anak punya sisi ajaib yang mungkin belum bisa temukan saat ini. Bahkan jika kalian memutuskan memilih jurusan ini, kalian dapat meningkatkan ketrampilan kalian untuk selalu bersyukur. Saya selalu bangga dengan rekan – rekan yang mau bersama- sama membantu anak – anak berkebutuhan kusus untuk dapat mandiri.

3. Membanggakan orang tua
Mengapa saya mengambil jurusan ini? Salah satu alasannya selain yang sudah saya jelaskan di atas tadiadalah, karena orang tua saya merestui megambil jurusan ini. Ternyata ibu saya adalah seseorang yang dulu juga sangat ingin mengambil jurursan pendidikan luar biasa , namun karena tidak mendapat restu dari orang tua, dan kejamnya label masyarakat terhadap anak berkebutuhan kusus, serta jurusan pendidikan luar biasa di barengi dengan tidak dapat lampu ijo dari ortunya akhirnya ibuk mengalah, dan mengambil jurusan lain. Pertama kali saya ngomong sama ortu nih, “ Buk, kakak mau ambil jurursan pendidikan luar biasa aja ya” respon ibuk Cuma diem dan nangis. Shock sama respon ibuk yang kayak gitu, aku langsung bilang, kalau ibuk nggk ngebolehin gpp kok ( pasrah). Ternyata hey, ibuk nangis karena terharu sama jurusan yang aku ambil hehehehehe, trus ibu cerita tuh kalau dulu juga pengen ambil jurusan itu, tapi nggak boleh. Wiiiii lampu ijo nyala, semangat belajar buat sbmptn biar bisa lolos.

4. Jurusan Anti Meanstrem
Pendidikan luar biasa????? Apaaan itu, ngapain pilih jurusan itu? Kenapa ambil jurusan itu? Nggak ada jurusan lain? Ntar mau jadi apa? Pikir- pikir lagi lah, yakin mau ambil jurusan itu? -.- siap siap aja dapet pertanyaan seperti itu. Memang nih jurusan ini kurang banyak diketahui orang, kurang banyak yang berminat, nggak seperti jurusan – jurusan yang terdepan, teratas lainnya. Namun apa salahnya kita ngambil jurusan ini, jika kalian ntar sudah masuk jurusan ini, nggak nyesel deh dengan segala mata kuliahnya, observasi, interaksi langsung dengan anak- anaknya. Perlu kalian tahu jurusan pendidikan luar biasa ini terbatas loh,nggak semua universitas ada jurusan ini. Hanya ada sekitar 10 universitas yang ada jurusan plb nya. Noh kurang special gimana jurusan ini


5. Prospek kerja yang cerah
Terakir nggak munafik juga nih, kalau kita mau ambil jurusan kuliah, pasti kita juga mempertimbangkan prospek kerjanya ntar kalau udah lulus mau kerja apa, gimana prospek kerjanya untuk jurusan ini. Contohnya sederhana seorang dengan mengambil jurusan kedokteran , nah kelask juga akan menjadi dokter namun yang menjadi berbeda adalah ketika banyak nya peminat dan pelamar yang akan menjadi dokter tidak sebading dengan kebutuhan akan dokter tersebut, sehingga  beberapa yang tidak mendapat pekerjaan sesuai dengan jurusannya atau belum mendapat pekerjaan sesuai dengan yang di inginkan. Hal in berbeda dengan jika kalian memilih jurusan pendidikan luar biasa, dengan di batasinya penerimaan mahasiswanya serta universitas yang terdapat jurusan plb masih jarang peminat untuk mengambil jurusan plb. Bahkan peraturan saat ini untuk setiap kecamatan harus ada 1 sekolah biasa, kalian juga bisa melamar di sekolah- sekolah inklusi yang sekarang sedang gencar- gencarnya di terapkan ,kalian juga dapat bekerja sebagai terapi untuk anak- anak berkeutuhan kusus, bahkan kalian juga dapat kerja di dinas sosial. Adapun tunjungan kusus yang diberikan pemeintah untuk guru slb ( namun ini masih berjalan di beberapa kota ). Varokahnya jurusan plb hehehehehehe

________________
Ini dulu sekitar jurusan plb, mantapkan kalian untuk mengambil jurusan yang akan kalian ambil, bingung nya jangan lama- lama untuk ambil jurusan di kuliahmu nantinya. Semoga dengan membaca tulisan ini kalian tahu sesungguhnya anak- anak dengan hambatan kusus ber hak untuk mendapatkan pendidik berhak menerima hak – haknya sama seperti anak reguler lainnya. Tunggu tulisan berikutnya. Aku dan interaksiku pertama kali kepada anak- anak ajaib


*derajat orang cerdik
Baca selengkapnya

Selasa, 29 Agustus 2017

sukses tidak hanya milik sarjana - kisah inspiratif


Seorang pria yg tidak lulus ujian masuk universitas, di nikahkan orang tuanya.
Untuk mendapat penghasilan, ia pun melamar menjadi guru sekolah dasar dan mulai mengajar. Karena tidak punya pengetahuan mengajar, belum sampai satu minggu mengajar ia sudah dikeluarkan.

Setibanya di rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata: "Banyak ilmu dalam otak, ada orang yang bisa menuangkannya, ada pula yang tidak bisa. Tidak perlu bersedih karena hal ini. Mungkin ada pekerjaan lain yang lebih cocok untukmu sedang menantimu."

Kemudian ia melamar dan melakukan pekerjaan lain, namun dipecat juga karena geraknya lambat.

Saat itu sang istri berkata : kegesitan kaki - tangan setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, kamu hanya belajar di sekolah, bagaimana bisa cepat?

Ia pun bekerja lagi di banyak pekerjaan lain, namun tidak ada satu pun yg berhasil, semua gagal di tengah jalan. Namun demikian, tiap kali pulang dengan patah semangat, sang istri selalu menghiburnya, tidak pernah mengeluh.

Ketika sudah berumur 30 tahun-an, ia mulai dapat berkat sedikit melalui bakat berbahasanya, menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara. Kemudian ia membuka sekolah siswa cacat, dan akhirnya bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota.

Akhirnya ia menjadi boss yang memiliki kekayaan berlimpah.

Suatu hari, ia yang sekarang sudah sukses besar, bertanya kepada sang istri, kenapa ketika masa depan nya masih suram, engkau tetap begitu percaya kepada ku ?

Jawaban sang istri ternyata sangat polos dan sederhana : Sebidang tanah yg tidak cocok ditanami gandum, bisa dicoba untuk ditanami kacang. Jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik, coba tanami buah-buahan; jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh, semaikan bibit gandum hitam, pasti bisa berbunga, karena pada sebidang tanah, pasti ada bibit yang cocok untuknya, pasti bisa menghasilkan panen dari nya.

Mendengar penjelasan sang istri, ia mengeluarkan air mata terharu.... Keyakinan kuat, ketabahan serta kasih sayang sang istri, bagaikan sebutir bibit unggul.

Semua prestasi dirinya, adalah berkat keajaiban bibit unggul yang kokoh hingga bertumbuh kembang jadi kenyataan. Di dunia ini tidak ada seorang pun yg hanya sekedar sampah, dia hanya tidak berada di posisi yang tepat.

Setelah membaca cerita ini, jangan dibiarkan saja, teruskan ke orang lain. Anda akan ikut berbahagia apabila orang yg tadinya susah menjadi sukses.

Delapan kalimat di bawah ini, adalah intisari kehidupan :

1. Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu, biarpun diberi gunung emas tidak akan bisa merasakan kebahagiaan.

2. Orang yang tidak bisa toleran, seberapa banyak pun teman nya, akhirnya akan sendirian.

3. Orang yang tidak tahu bersyukur, seberapa pintar pun, tidak akan sukses.

4. Orang yang tidak bertindak nyata, seberapa cerdas pun tidak akan tercapai cita-cita nya.

5. Orang yang tidak bisa bekerjasama dengan orang lain, seberapa giat pun kerja nya tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.

6. Orang yang tidak bisa menabung, dapat rejeki terus pun tidak akan bisa menjadi kaya.

7. Orang yang tidak bisa merasa puas, seberapa kaya pun tidak akan bahagia.

8. Orang yang tidak bisa menjaga kesehatan, berobat terus pun tidak akan berusia panjang.

~Jangan tunggu, segera bagikan motivasi yang bagus ini


Baca selengkapnya

Jumat, 25 Agustus 2017

5 alasan Kenapa memilih jurusan pemasaran - (Pendidikan Tata Niaga)


Dalam dunia semakin maju seperti saat ini, pilihan dalam menentukan jurusan sangat penting untuk menjamin akan kemana pemikiran seseorang dalam meniti karir di masa depan. Banyak sekali pelajar yang mencari  prospek masa depan jurusan, entah itu tentang kesulitan materi, kesesuaian dengan minat dan tentunya mengenai prospek kerja.

Banyak orang memilih jurusan hanya ikut-ikutan atau cuma memilih jurusan yang favorit dengan harapan mendapatkan prospek masa depan cerah. Namun sayang sekali tidak diiringi dengan mencari informasi mengapa saya memilih jurusan itu, padahal tidak sesuai dengan bakat dan minat kita. Kesalahan fatal ini menyebabkan mereke merasa salah jurusan, tetapi apadaya sudah terlanjur masuk, dan lebih parahnya lagi mereka memaksa diri untuk menyukai serta memaksa untuk lulus di jurusan tersebut, akibatnya banyak dari mereka setelah lulus merasa tidak mendapatkan apa-apa, merasa tidak seharusnya memilih jurusan tersebut. Menyesal? Ya pastilah belakangan.

Kali ini saya akan mencoba menjabarkan salah satu jurusan yang memiliki prospek masa depan yang baik. Bagi anda yang sedang menyusun skala prioritas pemilihan jurusan pemsaran, mungkin hal ini dapat menambah nilai pertimbangan kenapa memilih jurusan pemasaran, atau manajemen pemasaran.

1.       Semua perusahaan membutuhkan seorang pemasaran
Entah itu perusahaan kecil sampai sekala internasional pasti membutuhkan pemasaran. Sebelum meluncurkan produk, perusahaan pastinya akan melakukan riset pasar, menentukan STP (segmenting, targeting, potitioning) dan analisis SWOT, nah kalian akan diajarkan hal tersebut jika memilih jurusan pemasaran.

Posisi yang bisa kalian tempati  jika memilih jurusan pemasaran pada saat bekerja di perusahaan sangatlah banyak. Misalkan manajer pemasaran, kepala toko, HRD, atau dalam devisi promosi, seperti personal selling, direct selling, humas, dan lain sebagainya masih banyak lagi.

2.       Strategi pemasaran
Perusahaan membutuhkan pemasaran saat memilih strategi apa yang akan mereka pilih dalam meluncurkan setiap produknya. Misalkan seperti smartphone asal china xiaomi, mereka memilih strategi pemasaran hanya secara online, jarang sekali xiaomi membuka gerai resmi atau memberi sponsor. Akan sangat berbeda dengan rivalnya smartphone asal china juga oppo, dia sangat gencar sekali melakukan pemasaran secara offline dengan membuka gerai resmi diberbagai daerah.

Contoh diatas memberikan gambaran kepada kita, bahwa strategi marketing sangat dibutuhkan perusahaan dalam mendapatkan peluang untuk memasarkan produknya.

3.       Meluncurkan produk dengan teknologi baru
Teknologi sangat cepat berkembang, agar mereka bisa mendapatkan keuntungan pada setiap teknologi baru yang ditemukan, peran pemasaran sangat penting menentukan kapan saatnya produk dengan teknologi baru ini akan dipasarkan secara global. Kenapa hal tersebut sangat penting, dikarenakan, jika mereka tidak mempertimbangkan pada saat yang tepat, bisa jadi penemu teknologi baru tersebut bisa lebih miskin dari pada lawan nya yaitu plagiaor, atau produk KW nya.

Misalkan saja produk Samsung, secara bertahap mereka meluncurkan produk dengan inovasi yang terus berkembang setiap tahun. Masyarakat dibuat kagum dengan teknologi mengaggumkan milik Samsung dengan stratgi pemasaran yang professional.

4.       Semua Negara/kota membutuhkan pemasaran
Setiap kota tentu menginginkan pendapatan dari berbagai macam sumber dana, salah satu yang cukup besar adalah melalui pariwisata dengan banyaknya wisatawan kota tersebut akan mendapatkan pendapatan guna mendongkrak pembangunan dan perkembangan kota tersebut. Bagaimanapun juga kota/Negara harus bisa memasarkan wilayahnya agar wisatawan tertarik.

Melalui City Branding, sebuah kota seharusnya memiliki ciri khas yang diunggulkan untuk menarik wisatawan. Misalkan kota Batu memalui Shining Batu nya bisa mengantarkan kota tersebut sebagai salah satu kota pariwisata yang terkenal di jawa timur dengan buah apel nya. Selain kota Batu jika kita mencermati, kota-kota diseluruh Indonesia dan Dunia berlomba-lomba menjadikan kota mereka menjadi ciri khas tersendiri.

Dari sini kita bisa tarik kesimpulan bahwa, setiap kota diseluruh dunia pun membutuhkan seorang yang ahli pemasaran guna memasarkan branding kota-kota tersebut.

5.       Belajar kewirausahaan
Jika kalian tidak puas dengan bekerja di perusahaan orang lain atau lembaga, kalian juga diajarkan untuk menjadi wirausaha. Yaitu menjadi bos dalam usaha kalian sendiri. Indonesia merupakan Negara yang luas dengan sumber daya yang melimpah, akan tetapi kenapa banhyak perusahaan asing yang menjadi mayoritas menguasai sumber daya Indonesia?. Disinilah peran pemuda, jangan anggap remeh menjadi wirausaha adalah ikut serta dalam pembangunan Negara.

Dengan wirausaha, kalian tidak lagi membutuhkan pekerjaan akan tetapi kalianlah yang membuka lapangan pekerjaan. Dalam jurusan pemasaran, kita diajarkan untuk mandiri dan terampil dalam bidang marketing. Kalian juga  dibekali dengan praktikum simulasi bisnis, sehingga merasakan langsung bagaimana memulai usaha, riset pasar, kegagalan usaha, dan perencanaan jangka panjanng. Selain itu kalian juga dibekali bekerja diperusahaan orang yaitu magang, guna merasakan bagaimana rasanya bekerja di perusahaan dan instansi pemerintah.

_________________________
Namun pastinya hal diatas harus diringi kerja keras dan kerja cerdas untuk mendukung pribadi kalian menjadi seorang yang memang dibutuhkan. Ibarat produk diri kita juga harus memiliki nilai jual di pasar kerja, oleh karena itu memasarkan diri sangat penting demi menadapatkan kredibilitas dan kualitas diri menjadi seorang pemasaran.

Sehingga kalian nanti tidak kaget jika ditanya pada saat wawancara perusahaan “kenapa kami harus menerima anda. Apa kelebihan anda untuk perusahaan kami?”. Kalian dengan lancar bisa menjawab jika memang memiliki nilai jual yang tinggi.

Namun akan sangat berbeda jika kalian memilih pilihan berwirausaha, menjadi bos diri kalian sendiri. Dan akhir kata selamat mencoba!.


Jika kalian suka dengan artikel ini, jangan lupa share dan komentar jika ada pertanyaan dan request menuliskan sesuatu.. ..
Baca selengkapnya